| Category: | Music | | Genre: | Jazz | | Artist: | Tompi |
Hehehe,,, kali ini gue mau ngereview lagu "Sedari Dulu"nya Tompi yang so romantic... Di tambah lagi sama musik yang unik, refrein yang ear catchy :P, dan suara Tompi yang unik banget... Jadiin ring back tone ahh
Hatiku berharap Mungkin engkau kan berubah Bisa mencintai aku Seperti hatiku padamu
Hujan badai kan kutempuh Bintang di langit kan kuraih Bila harus ku kan merayu Untuk cintamu bagiku
Cintamu tlah menjadi candu Cintamu tlah membuatku membisu Cintamu ohh seindah lagu Membuatku tak bisa berpaling darimu
Kau adalah belahan jiwa Kutahu itu sayang sedari dulu Kau cinta yang hembuskan aku Surga dunia di sepanjang nafasku
Kau adalah belahan jiwa Aku cinta kamu sedari dulu Dan aku takkan berpaling darimu Sayangku hanya kamu
Cintaku telah terlabuh Berhenti selamanya di hatimu Takkan kukayuh menjauh Biar kurapatkan cintaku padamu
Cintamu tlah menjadi candu Cintamu tlah membuatku membisu Cintamu ohh seindah lagu Hanya dirimu satu ohh cintaku
Kau adalah belahan jiwa Kutahu itu sayang sedari dulu Kau cinta yang hembuskan aku Surga dunia di sepanjang nafasku
Kau adalah belahan jiwa Aku cinta kamu sedari dulu Dan aku takkan berpaling darimu
Kau adalah belahan jiwa 4x
Kau adalah belahan jiwa Kutahu itu sayang sedari dulu Dan aku takkan berpaling darimu
Kau adalah belahan jiwa Kutahu itu sayang sedari dulu Kau cinta yang hembuskan Surga dunia di sepanjang nafasku
Kau adalah belahan jiwa Aku cinta kamu sedari dulu Dan aku takkan berpaling darimu Hanya kamu
"Kau adalah belahan jiwa Aku cinta kamu sedari dulu", mmm... Tompi tahu dari mana ya klo si 'KAU' itu memang belahan jiwa???? (satu-satunya pertanyaan gue dari lagu ini)  | Category: | Books | | Genre: | Childrens Books | | Author: | Roald Dahl |
Pabrik cokelat Mr Wonka, selama ini penuh dengan misteri. Tidak pernah ada terlihat orang yang keluar masuk pabrik. Namun, pabrik cokelat itu menghasilkan cokelat terlezat di dunia. Tiba-tiba, Mr Wonka mengadakan sayembara untuk 5 orang anak beserta orang tuanya untuk datang ke pabrik cokelat. Anak-anak di seluruh dunia pun heboh. Semua berebutan untuk memperoleh tiket emas Mr Wonka. Kecuali Charlie. Charlie yang berulang tahun hanya memperoleh 1 cokelat Mr Wonka. Kemudian ia memperoleh uang dari kakeknya dan membeli cokelat Mr Wonka. Ia pun berharap-harap cemas... Ternyata Charlie adalah salah satu penerima tiket emas. Charlie sangat senang dan mengajak kakeknya untuk menyertainya ke pabrik cokelat Mr Wonka. Pabrik cokelat Mr Wonka sangat unik. Ia memiliki banyak ruangan yang letaknya tidak beraturan. Kebanyakan ruangan itu merupakan ruangan kerja dan eksperimen yang dilakukan oleh Oompa Loompa (manusia kerdil). Satu persatu, anak-anak yang memperoleh tiket emas jatuh berguguran karena sifat rakusnya dengan pabrik cokelat itu. Dan anak terakhir yang tersisa, adalah Charlie. Mr Wonka pun memutuskan bahwa Charlielah pemenangnya, dan ia berhak memperoleh/memiliki pabrik cokelat Mr Wonka. Charlie lalu membawa 2 kakek dan 2 nenek, serta orang tuanya untuk pindah ke Pabrik Coklat Mr Wonka.
Buku ini telah 2 kali difilmkan. Charlie and the Chocolate Factory (1964) dan Charlie and the Chocolate Factory (2005). Film yang tahun 1964, walau pun penuh dengan cokelat tapi penceritaannya sangat persis dengan yang di buku. Sedangkan yang tahun 2005, selain mengembangkan lagi penggambaran ceritanya di jaman saat ini, ia juga menceritakan mengenai siapa Mr Wonka (Johnny Depp). Padahal awalnya g sempat heran loh, kok seorang Johnny Depp mau memerankan Mr Wonka? Tapi salut banget deh buat Johnny Depp yang lagi-lagi sangat total berakting memerankan versi Mr Wonka berambut bob dan terasa sangat muda, segar, dan bersemangat...
Yah, pokoknya, buku dan film ini bagus. Must have item deh...   | Category: | Books | | Genre: | Childrens Books | | Author: | Roald Dahl |
Buku ini cukup bagus, khususnya untuk anak-anak yang ingin berimajinasi. Roald Dahl bahkan mendeskripsikan dengan jelas ciri-ciri penyihir dan bagaimana untuk menghindarinya (dengan janrang mandi huek...) Buku ini menceritakan mengenai seorang anak kecil yang kehilangan orang tuanya dan pindah ke Norwegia, tinggal bersama neneknya. Tak disangka, neneknya yang salah satu jarinya ada yang terpotong, ternyata telah bertemu dengan penyihir dan berhasil lolos. Keadaan sang nenek yang sakit-sakitan, membuat dokter menyarankan mereka untuk berlibur. Tak disangka, liburan mereka di hotel bersamaan dengan konferensi penyihir di seluruh dunia. Para penyihirpun menyusun strategi untuk menangkan anak-anak yang menurut mereka sangat berbau busuk (semakin sering mandi dan wangi seorang anak maka para penyihir menciumnya sebagai bau yang semakin busuk). Bagaimanakah kelanjutannya?
Buku ini telah difilmkan namun filmnya terkesan biasa saja dan tidak semenarik film Charlie and The Chocolate Factory versi yang terbaru... Semoga buku ini difilmkan krmbali ya   | Category: | Books | | Genre: | Literature & Fiction | | Author: | Spencer Johnson |
Jika melihat cover dan judulnya, mungkin kita akan tertipu seakan-akan buku ini adalah buku cerita anak. Memang cerita yang ada di dalam buku ini seperti sebuah fabel mengenai 2 ekor tikus dan 2 manusia kerdil di dalam sebuah labirin dan bingung karena persediaan kejunya sudah habis. Namun, sesungguhnya, si penulis memiliki sebuah perumpamaan dibalik ceritanya. 2 tikus dan 2 manusia kerdil ini mewakili sifat manusia: Sniff, si tikus yang selalu dapat mencium adanya perubahan Scurry, si tikus yang selalu tergesa-gesa Hem, manusia kerdil yang menolak perubahan karena takut Haw, manusia kerdil yang berlajar untuk beradaptasi ketika dia melihat bahwa perubahan dapat membawa ke arah kebaikan     | Messiah | Aug 15, '07 5:24 AM for everyone |
 | Category: | Books | | Genre: | Mystery & Thrillers | | Author: | Boris Strarling |
Awalnya, saat melihat cover dan resensi para pembacanya, g pikir buku ini bagus. Setelah g baca, buku ini ternyata masih kalah dibandingkan Da Vinci Codenya Dan Brown. model-model ceritanya agak mirip, menegangkan, ada misteri yang harus dipecahkan, dan berhubungan dengan kitab suci. Namun, greget ceritanya masih terasa kurang.
Buku ini menceritakan mengenai seorang pembunuh berantai yang mengganggap dirinya mesias yang datang ke dunia untuk kedua kalinya dan 'memanggil' rasul-rasulnya. Setiap korban dipotong lidahnya dan ditinggalkan sebuah sendok perak di antara pipi dan dalam mulutnya. Setiap korban meninggal sesuai dengan nama dan profesinya berdasarkan kitab suci serta hari rayanya.
Tokoh utama di dalam buku ini, Red Metcalfe, yang melaporkan adiknya sendiri, Eric, kepada polisi, sangat terobsesi pada kasus "Lidah Perak" ini yang telah menghabiskan waktu lebih dari 6 bulan.
Pada akhirnya, suatu rahasia akan terbongkar. Bayangan yang selalu menghantui Red ternyata mengejarnya.   | Category: | Books | | Genre: | Literature & Fiction | | Author: | Alexander McCall Smith |
Buku ini bercerita mengenai seorang perempuan, bernama Precious Ramotswe yang tinggal di Botswana, Afrika dan berprofesi sebagai detektif perempuan. Ketika peran wanita di Afrika masih terbatas dengan urusan rumah tangga, Mma Ramotswe (begitu dia biasa disapa) memilih untuk menjadi detektif perempuan pertama.
Buku ini menceritakan mengenai kehidupan Mma Ramotswe, ayahnya, suami yang kemudian meninggalkannya, serta kematian anaknya secara implisit.
Yang unik, buku ini menjelaskan berbagai kasus dari para pelanggan Mma Ramotswa yang terkesan biasa saja namun berhasil dipecahkan oleh Mma Ramotswe secara khas. Ada kasus-kasus seperti: 1. Keaslian seorang Ayah 2. Suami yang hilang 3. Suami yang selingkuh 4. Pacar terlarang anak perempuan 5. Pegawai yang jarinya terpotong 6. Anak laki-laki yang menghilang
Ketika banyak orang yang terheran-heran akan profesinya, ia biasanya akan bertanya "Have you not read Agatha Christie?" hahahaha
Di akhir buku ini, Mma Ramotswe menikah dengan J.L.B Matekoni, sahabatnya untuk bertukar pikiran dan juga telah membantunya dalam memecahkan beberapa kasus.
Buku ini menjelaskan mengenai kebudayaan di Afrika yang juga multikultural, pola pikir penduduknya, dan menggunakan bahasa yang mudah dipahami.
Coba baca deh... Ga begitu sulit kok...   | Category: | Books | | Genre: | Comics & Graphic Novels | | Author: | Kim Donghwa |
Novel grafis ini menceritakan kembali cerita-cerita dari chicken soup dalam bentuk komik. Cerita-cerita yang di dalamnya memang menggambarkan kebaikan hati orang-orang (kisah nyata) yang mungkin tidak terpikirkan pernah terjadi oleh kita.
Sesuai dengan judulnya, novel grafis ini cocok banget sebagai hadiah yang terindah karena ceritanya yang menyentuh dan penceritaannya dalam bentuk komik, membuat orang semakin tertarik untuk membacanya.   | Category: | Books | | Genre: | Biographies & Memoirs | | Author: | David A. Vise |
Buku ini menceritakan kisah dibalik suksesnya Google sebagai mesin pencari (search engine) yang terbaik di dunia. Dikisahkan bahwa Google memiliki keistimewaan yang lain daripada search engine lainnya ketika itu, yaitu mampu memberikan hasil pencarian kepada pengguna berdasarkan peringkat.
Google merupakan hasil kerja keras Sergey Brin dan Larry Page, mahasiswa jenius di Stanford University yang murni merupakan jawaban akan rasa ketidakpuasan mereka akan search engine saat itu.
Google seakan-akan merupakan perusahaan baru yang muncul dan berkembang di saat yang tepat. Google tumbuh di saat internet dan komputer sedang berkembang.
Tempat kerja para Google Boys--begitu sebutan para staf google-- yaitu Googleplex menawarkan suasana kerja yang lain dari yang lain. Googleplex menawarkan makan siang gratis, penggunaan kolam renang kapan saja, dan diundang ke pesta-pesta akhir pekan yang diadakan perusahaan.
Sergey Brin dan Larry Page mampu bertahan di tengah dunia .com yang tadinya kurang dianggap menjanjikan dan mempertahankan posisinya sebagai pembuat keputusan di Google tanpa campur tangan pemilik saham lainnya.
Dengan membaca buku ini, rasa percaya diri g pun tumbuh, bahwa setiap orang memang mampu mengubah dunia dengan kerja keras dan kemampuan inovasi yang terus berkembang.
Kepengen deh buat usaha seinovatif Google.   | Category: | Books | | Genre: | Comics & Graphic Novels | | Author: | René Goscinny ; Albert Uderzo |
Kata-kata Julius Caesar yang menyatakan bahwa Bangsa Belgia adalah bangsa yang terhebat membuat telinga Bangsa Galia panas. Mereka merasa bahwa kekuatan mereka tidak dianggap oleh Julius Caesar.
Maka, pergilah tiga sekawan, Asterix, Obelix, dan Idefix ke Belgia untuk membuktikannya. Bangsa Belgia dan Bangsa Galia sama-sama suka perang, kuat, dan suka makan. Mereka sama-sama mengaku sebagai bangsa yang terkuat. Untuk membuktikannya, mereka mengadakan perlombaan untuk menghancurkan camp pertahanan Romawi dan menjadikan Julius Caesar sebagai juri.
Julius Caesar yang bingung karena mendapat laporan bahwa banyak camp pertahanan Romawi yang hancur, menjadi marah besar ketika ia mengetahui bahwa orang Belgia dan Galia menjadikannya sebagai juri untuk menentukan siapa yang terkuat.
"Yang terhebat adalah Julius Caesar" teriaknya marah...
Bangsa Belgia dan Galia akhirnya berdamai dan bekerja sama mempertahankan diri dari serangan Romawi.
Akhir perjalanan Asterix, Obelix, dan Idefix? Seperti biasa, makan malam di bawah sinar bulan. Namun, kali ini bukan di Desa Galia, melainkan di Belgia.
  | Category: | Books | | Genre: | Comics & Graphic Novels | | Author: | René Goscinny ; Albert Uderzo |
Cerita ini diawali dengan flash back yang menggambarkan bagaimana sebuah perisai pemimpin Alesia di Arverna dilemparkan kepada Julius Caesar yang menandakan kekalahannya. Perisai bersejarah itu pun berpindah tangan dari prajurit, ke komandan, ke penjual anggur, dan akhirnya sampai ke seorang pejuang Galia. Melihat bentuk perisai itu g udah bisa menebak siapakah si pejuang Galia itu.
Kembali ke keadaan saat itu, Abraracourcix, sang lurah Desa Galia menderita maag karena kebanyakan makan dan minum. Istrinya Mimine, memaksa Abraracourcix berobat dan Panoramix menyarankan Abraracourcix untuk melakukan diet di Gergovia.
Pada awalnya, Asterix, Obelix, dan Idefix menemani Abraracourcix di permandian air panas tempat ia penjalani perawatan diet. Namun, Abraracourcix yang tidak tahan melihat Asterix, Obelix, dan Idefix yang makan enak sementara ia hanya makan sayur rebus meminta mereka pergi ke Arverna dan ia berjanji akan menemui mereka di sana setelah sembuh.
Tingkah laku Asterix, Obelix, dan Idefix di Arverna, yang asal main pukul, menyebabkan prajurit Romawi berpikir bahwa masyarakat Arverna sedang melakukan pemberontakan. Julius Caesar meminta prajuritnya untuk mencari perisai dari Arverna yang dahulu seharusnya telah ia peroleh saat memenangkan pertempuran melawan Alesia. Ia ingin menunjukkan kekuasaannya kepada masyarakat Arverna. Sayangnya, seperti yang udah diceritakan sebelumnya, perisai itu telah hilang.
Mata-mata Romawi yang seharusnya mencari informasi tentang keberadaan perisai itu justru membocorkan rahasia bahwa Romawi sedang mencari perisai itu kepada Asterix dan Obelix. Asterix pun memutuskan bahwa mereka harus memperoleh perisai itu lebih dulu daripada Romawi.
Mereka berputar-putar mencari di manakah perisai itu berada dan ternyata .... Sungguh mereka tidak menyangka...
Hal yang cukup menarik dari komik ini adalah rasa kebangsaan yang tinggi dari masyarakat Arverna. Mereka tidak pernah mau mengakui keberadaan Alesia (tempat kekalahan mereka melawan Romawi) selain itu barang yang khas dari daerah mereka adalah Arang dan Anggur. Bolak-balik prajurit Romawi memeriksa rumah masyarakat dan bolak-balik pula mereka hitam terkena jelaga :P.
Sayangnya, dialek masyarakat Arverna yang memang agak lain, diterjemahkan dengan mengubah banyak huruf matinya dengan huruf F. jadi, G membacanya perlu mikir agak lama dulu deh...   | Category: | Movies | | Genre: | Drama |
Film ini sangat menarik, dengan mencampurkan ide cerita unik dan sedikit bumbu West Wing, film ini menyajikan hiburan sekaligus pengetahuan.
Kita dapat mengetahui betapa kompleksnya masalah-masalah yang dihadapi oleh seorang presiden dalam satu hari. Dan Ia dihadapkan pada pilihan-pilihan yang sama-sama beresiko. Belum lagi ia masih harus menghadapi lawan politiknya yang selalu berusaha menjatuhkan kinerjanya.
Mackenzie Allen (Geena Davis) adalah wakil presiden Amerika, merupakan tokoh independen (tidak bernaung di bawah partai) di bawah pemerintahan Presiden Bridges. Presiden Bridges yang sedang sakit dan sadar hidupnya tidak akan lama lagi, meminta agar Mac mundur dan membiarkan Speaker of the House, Nathan Templeton (Donald Sutherland) menjadi presiden penggantinya. Mac yang tadinya ingin memenuhi permintaan terakhir Bridges membatalkan niatnya setelah dianggap remeh oleh Templeton.
Mac merupakan wanita pertama yang menjadi presiden Amerika Serikat. Di episode awal, digambarkan hal-hal baru yang unik seandainya presiden Amerika adalah seorang perempuan. 1. Suami Mac, Rod Allen (Kyle Secor), memiliki julukan first gentlemen 2. Kamar kerja mantan first lady yang berwarna pink, menjadi kamar kerja Rod 3. Pekerjaan Rod, sebagai first gentlemen, berhubungan dengan dapur (di kemudian hari dia melimpahkan tugas ini ke mertuanya) 5. Panggilan Mac sebagai presiden perempuan, "Ma'am" Entah, apakah semua ini akan terealisasi seandainya seorang perempuan menjadi presiden Amerika Serikat.
Tidak hanya dipusingkan oleh masalah-masalah kenegaraan, Mac juga masih mengurusi anak-anaknya, Amy (Jasmine Anthony), si kembar Horace (Matt Lanter) dan Rebecca (Caitlin Wachs).
Perjuangan Mac untuk menyelesaikan tugas-tugasnya sebagai presiden dibantu oleh tangan kanannya, Jim Gardner (Harry Lennix), yang nantinya akan diajak Mac untuk mejadi wakil presiden dan Kelly Ludlow (Ever Carradine) sebagai jubirnya yang sangat pintar bersilat lidah.
Bagian yang menarik dari film ini adalah, bagaimana di setiap episodenya, kru film berhasil menciptakan sebuah film yang sarat pengetahuan (mengenai negara lain), menegangkan (di setiap episodenya berhubungan dengan masalah militer), drama (kehidupan Mac sebagai seorang istri, ibu, dan anak), serta permainan politik (kehadiran Templeton yang berusaha menganjal Mac). Selain itu, sebagai pemimpin negara Mac-lah sang pemegang keputusan. Dia selalu memiliki pilihan-pilihan dalam bertindak dan dia harus memilih. Nah, cara Mac memilih, dan mengatakan pilihannya itulah yang membuat greget dan perasaan berdebar itu muncul. She's so cool.
Hebat deh!!! Boleh juga nih kehidupan presiden Indonesia dijadikan film. Kan kita semua mau tahu apa saja sih yang terjadi dalam kehidupan presiden Indonesia?  | Category: | Restaurants | | Cuisine: | Asian | | Location: | Jl. Margonda, dekat Rumah Makan Sederhana |
Di sini ada berbagai macam pilihan bakso yang enak, gurih, dan bersih. Harga per baksonya Rp. 1500 Tempatnya juga bersih, dan mejanya juga panjang, muat menampung 5 sampai 10 orang. Nanti klo k sana lagi, g ambilin fotonya deh...  | Category: | Books | | Genre: | Comics & Graphic Novels | | Author: | René Goscinny ; Albert Uderzo |
Komik ini menceritakan tentang bayi yang diletakkan di depan rumah Asterix. Parahnya lagi, bayi ini meminum jamu manjur (overdosis) dan menjadi kuat selama berhari-hari.
Seperti biasa, komik ini sangat menghibur dan menyegarkan, banyak dialog 'cerdas', seperti: Asterix: "Apakah kita bisa berenang mengejar pasukan Romawi itu?" Obelix: "Kadang-kadang kau bertanya hal yang aneh-aneh ya..." Asterix: "Maaf, bukan maksudku ..." (Asterix mengira bahwa kata-katanya telah menyinggung perasaan Obeliks yang berbadan besar dan tidak bisa berenang) Obelix: "Tentu saja kita bisa!!!" Dan akhirnya Obelix pun berenang gaya punggung dengan Asterix dan Idefix di perutnya... Hahahahahahaha!!! Lucu banget...   | Category: | Movies | | Genre: | Romance |
"I Love You Om", menurut g adalah film Indonesia yg paling romantis... It's so sweet, ketika cinta memang tanpa mata (judul soundrack nya juga), siapa saja bisa jatuh cinta.... Dion (Rachel Amanda) seorang anak kecil (SD) jatuh cinta (duile...) kepada Gaza (Restu Sinaga) tukang laundry langganan ibunya. Cara Dion mengekspresikan cintanya-lah yang membuat film ini terasa manis banget... Rasa cinta Dion pun dipandang serius oleh Gaza. Dion sering memberikan kejutan kepada Gaza dan membuatnya tersenyum. Meskipun Gaza mengakui pada Nayla (Karenina) mantan kekasihnya, bahwa ia mencintai Dion, Gaza tidak pernah menyatakan rasa sayangnya kepada Dion. G rasa hal inilah yang membuat greget film ini terasa kurang. Menurut g, alur film ini sudah cukup baik dengan ending yang cukup masuk akal (ga semua film romantis harus happy end kan...) Ada beberapa adegan yang menarik seperti ketika Dion membuat Gaza cemburu dan pertentangan batin antara rasa sayang dan nafsu Gaza kepada Dion (it's so natural) Sayang ada beberapa plot yang kurang penting seperti cerita tentang Nayla, kekasihnya (yang juga guru balet Dion), serta fotografer yang menghamili Nayla. Akting Rachel Amanda oke banget.... Polos, jujur, dan penuh cinta (so sweet). Soundtrack film ini juga oke bgt, penyanyi BIP (siapa ya) di mana g bs dapat MP3 nya ya? Oya, ini ada teks lagunya : "Walau kau tak ku miliki Seperti di saat ini Tapi hatiku tak akan menyesali Hingga aku pun tak mau lewati hari tanpamu Walau tiada orang yang setuju Reff: CINTA MEMANG TANPA MATA HEBATNYA CINTA BUTAKAN SIAPA SAJA MEMANG CINTA TAK PEDULI SEMUANYA BISA… BISA SAJA JATUH CINTA Selama kau memahami Selama kau menikmati Perbedaan tak kan bisa halangi Bersama dengan dirimu Kurasa tetap bahagia Walau lebih banyak pahitnya" Back to Reff "Hanya padamu hanya untukmu Terlanjur sudah keberikan hatiku Hanya padamu hanya untukmu Terlanjur sudah kuserahkan… semua cintaku…" Back to Reff Btw ini ada website dari film "I Love You Om", manis juga gambar pembukanya http://www.iloveyouom.com/  | Category: | Books | | Genre: | Mystery & Thrillers | | Author: | Sir Arthur Conan Doyle |
Buku ini menceritakan mengenai kasus pembunuhan misterius yang membuat polisi Scotland Yard kebingungan dan meminta pertolongan Sherlock Holmes. Buku ini juga menceritakan awal perjumpaan Sherlock Holmes dengan Dr. Watson, roommatenya di Baker Street 221B.
Sangatlah menarik untuk mengetahui bagaimana Sherlock Holmes bisa melihat sesuatu sebagai petunjuk. Sayangnya, pembaca baru mengetahui petunjuk-petunjuk tersebut ketika pembunuhnya sudah tertangkap. Jadi, gregetnya terasa kurang....   | Category: | Books | | Genre: | Science Fiction & Fantasy | | Author: | J.R.R Tolkien |
Trilogi ini bercerita mengenai persahabatan 9 tokoh dari berbagai ras (wizard, peri, manusia, hobbit, kurcaci) untuk menghancurkan sebuah cincin penguasa seluruh ras, yaitu One Ring.
The Fellowship of The Ring, terdiri atas: * Frodo, Sam, Merry, Pippin (hobbit) * Gandalf (wizard) * Aragorn (manusia) * Legolas (peri) * Gimli (kurcaci) * Boromir (manusia)
Persaudaraan cincin yang terbentuk untuk melindungi Frodo dalam misinya menghancurkan One Ring, menjadi terhambat ketika mereka menjadi terpecah (tepat sekali perumpaan kita, "Bersatu kita teguh bercerai kita runtuh"). Gandalf mati di Gunung Moria melawan roh jahat. Frodo dan kawanan hobbit ingin segera menghancurkan One Ring sedangkan Boromir ingin agar mereka membantu Gondor menghadapi pasukan Sauron. Aragorn, Legolas, dan Gimli kemudian memutuskan untuk menghancurkan One Ring terlebih dahulu.
Apa daya, Boromir termakan oleh bujuk rayu One Ring, dan ia pun berhasrat untuk memilikinya sendiri. Frodo yang ketakutan pada Boromir segera berlari melarikan diri dan tidak percaya pada persaudaraan cincin. Sam yang tidak mau ketinggalan petualangan Frodo, mengejarnya mati-matian.
Boromir yang kemudian sadar bahwa ia telah termakan bujuk rayu One Ring menyesal, dan berusaha menyelamatkan Pippin dan Merry di tengah serbuan Orc. Boromir mati di tangan para Orc, dan Pippin serta Merry diculik.
Sisa rombongan bingung... Ke manakah mereka harus pergi? Mengikuti Frodo dan Sam atau Pippin dan Merry? 
| |