friska's posts with tag: asterix
 | Category: | Books | | Genre: | Comics & Graphic Novels | | Author: | René Goscinny ; Albert Uderzo |
Kata-kata Julius Caesar yang menyatakan bahwa Bangsa Belgia adalah bangsa yang terhebat membuat telinga Bangsa Galia panas. Mereka merasa bahwa kekuatan mereka tidak dianggap oleh Julius Caesar.
Maka, pergilah tiga sekawan, Asterix, Obelix, dan Idefix ke Belgia untuk membuktikannya. Bangsa Belgia dan Bangsa Galia sama-sama suka perang, kuat, dan suka makan. Mereka sama-sama mengaku sebagai bangsa yang terkuat. Untuk membuktikannya, mereka mengadakan perlombaan untuk menghancurkan camp pertahanan Romawi dan menjadikan Julius Caesar sebagai juri.
Julius Caesar yang bingung karena mendapat laporan bahwa banyak camp pertahanan Romawi yang hancur, menjadi marah besar ketika ia mengetahui bahwa orang Belgia dan Galia menjadikannya sebagai juri untuk menentukan siapa yang terkuat.
"Yang terhebat adalah Julius Caesar" teriaknya marah...
Bangsa Belgia dan Galia akhirnya berdamai dan bekerja sama mempertahankan diri dari serangan Romawi.
Akhir perjalanan Asterix, Obelix, dan Idefix? Seperti biasa, makan malam di bawah sinar bulan. Namun, kali ini bukan di Desa Galia, melainkan di Belgia.

Taman Asterix, atau yang lebih dikenal dengan "Pac d' Asterix' di Paris merupakan taman yang ditempati oleh Bangsa Galia-Galian. Taman Wisata Asterix ini telah dibuka untuk umum sejak tanggal 30 April 1990. Suasana Desa Galia langsung terlihat di sana. Ada: Jalan ini digunakan oleh orang-orang Romawi. Selain itu terdapat berbagai bentuk rumah yang pernah disinggahi Asterix dkk di Yunani, Belgia, Perancis, Inggris, dan germania (Jerman) serta rumah-rumah yang dindingnya miring dan dibangun Numerobis, arsitek sinting. untuk kuda penarik kereta dan ember-ember yang berisi air - Rumah Pizza di tempat Ceparaderefus
- Panekuk dan Sari Buah Apel
- Serdadu-serdadu Romawi yang berkeliaran
sehingga memberikan suasana yang hidup. Mereka membujuk pengunjung agar bersedia mendaftarkan diri menjadi legioner. - Arena Gladiator
- Ada pondok penjual ikan dan rumah Abraracourcix, si lurah Desa
- Rumah pohon Assurancetourix, si pemusik bersuara sumbang
Sumber: http://74.6.146.244/search/cache?p=asterix+dan+perisai+dari+&sm=Semua+Web&fr=yfp-t-web&toggle=1&ei=UTF-8&u=www.pikiran-rakyat.com/cetak/0203/16/0802.htm&w=asterix+dan+perisai+dari&d=EXicdOrnOta_&icp=1&.intl=id
 | Category: | Books | | Genre: | Comics & Graphic Novels | | Author: | René Goscinny ; Albert Uderzo |
Cerita ini diawali dengan flash back yang menggambarkan bagaimana sebuah perisai pemimpin Alesia di Arverna dilemparkan kepada Julius Caesar yang menandakan kekalahannya. Perisai bersejarah itu pun berpindah tangan dari prajurit, ke komandan, ke penjual anggur, dan akhirnya sampai ke seorang pejuang Galia. Melihat bentuk perisai itu g udah bisa menebak siapakah si pejuang Galia itu.
Kembali ke keadaan saat itu, Abraracourcix, sang lurah Desa Galia menderita maag karena kebanyakan makan dan minum. Istrinya Mimine, memaksa Abraracourcix berobat dan Panoramix menyarankan Abraracourcix untuk melakukan diet di Gergovia.
Pada awalnya, Asterix, Obelix, dan Idefix menemani Abraracourcix di permandian air panas tempat ia penjalani perawatan diet. Namun, Abraracourcix yang tidak tahan melihat Asterix, Obelix, dan Idefix yang makan enak sementara ia hanya makan sayur rebus meminta mereka pergi ke Arverna dan ia berjanji akan menemui mereka di sana setelah sembuh.
Tingkah laku Asterix, Obelix, dan Idefix di Arverna, yang asal main pukul, menyebabkan prajurit Romawi berpikir bahwa masyarakat Arverna sedang melakukan pemberontakan. Julius Caesar meminta prajuritnya untuk mencari perisai dari Arverna yang dahulu seharusnya telah ia peroleh saat memenangkan pertempuran melawan Alesia. Ia ingin menunjukkan kekuasaannya kepada masyarakat Arverna. Sayangnya, seperti yang udah diceritakan sebelumnya, perisai itu telah hilang.
Mata-mata Romawi yang seharusnya mencari informasi tentang keberadaan perisai itu justru membocorkan rahasia bahwa Romawi sedang mencari perisai itu kepada Asterix dan Obelix. Asterix pun memutuskan bahwa mereka harus memperoleh perisai itu lebih dulu daripada Romawi.
Mereka berputar-putar mencari di manakah perisai itu berada dan ternyata .... Sungguh mereka tidak menyangka...
Hal yang cukup menarik dari komik ini adalah rasa kebangsaan yang tinggi dari masyarakat Arverna. Mereka tidak pernah mau mengakui keberadaan Alesia (tempat kekalahan mereka melawan Romawi) selain itu barang yang khas dari daerah mereka adalah Arang dan Anggur. Bolak-balik prajurit Romawi memeriksa rumah masyarakat dan bolak-balik pula mereka hitam terkena jelaga :P.
Sayangnya, dialek masyarakat Arverna yang memang agak lain, diterjemahkan dengan mengubah banyak huruf matinya dengan huruf F. jadi, G membacanya perlu mikir agak lama dulu deh... 
 | Category: | Books | | Genre: | Comics & Graphic Novels | | Author: | René Goscinny ; Albert Uderzo |
Komik ini menceritakan tentang bayi yang diletakkan di depan rumah Asterix. Parahnya lagi, bayi ini meminum jamu manjur (overdosis) dan menjadi kuat selama berhari-hari.
Seperti biasa, komik ini sangat menghibur dan menyegarkan, banyak dialog 'cerdas', seperti: Asterix: "Apakah kita bisa berenang mengejar pasukan Romawi itu?" Obelix: "Kadang-kadang kau bertanya hal yang aneh-aneh ya..." Asterix: "Maaf, bukan maksudku ..." (Asterix mengira bahwa kata-katanya telah menyinggung perasaan Obeliks yang berbadan besar dan tidak bisa berenang) Obelix: "Tentu saja kita bisa!!!" Dan akhirnya Obelix pun berenang gaya punggung dengan Asterix dan Idefix di perutnya... Hahahahahahaha!!! Lucu banget... 
| |