friska's posts with tag: bcblogcompetition

What are tags? You can give your posts a "tag", which is like a keyword. Tags help you find content which has something in common. You can assign as many tags as you wish to each post.
View posts by people in your network with tag bcblogcompetition
Blog EntryBagaimana Melakukan Intercultural Dialogue?May 6, '08 2:24 AM
for everyone
Saya rasa, secara sadar maupun tidak, sebenarnya setiap manusia telah berusaha untuk melakukan tindakan Intercultural Dialogue ini.

Ketika kita mengalami pertentangan nilai atau pandangan dengan teman kita (baik yang berbeda budaya maupun tidak) kita tentu berusaha memahami sudut pandang dan maksud teman kita tersebut.

Menurut saya, begitu pula cara kita melakukan intercultural dialogue. Kita berusaha untuk memahami perbedaan dan keserbaragaman pendapat, sudut pandang, dan nilai-nilai yang dimiliki oleh orang lain.

Bagaimana kita dapat memahami hal-hal tersebut?

Menurut saya, perbedaan ini dapat dipahami dengan pengetahuan, toleransi yang tinggi (sangat 'berbau' PPKn ya...), dan melalui dialog.

Dengan pengetahuan, dengan membaca literatur dan sumber informasi lainnya, kita dapat memahami latar belakang budaya lain, bagaimana sudut pandangnya melihat sesuatu dan nilai-nilai yang dimilikinya.

Seperti juga yang saya alami ketika saya membaca komik, novel, dan film dari negara lain. Misalnya, dengan membaca komik Jepang, saya mengetahui mengenai kebudayaan Jepang, tentang nilai-nilai yang dianut oleh mereka dalam keluarga. Seperti juga ketika saya membaca novel Sidney Sheldon yang memberitahu saya mengenai kebudayaan tidur siang (Siesta) di Spanyol di mana aktivitas kerja mereka dilakukan mulai dari sore hari. Kemudian ketika saya membaca novel Lima Sekawan yang ditulis oleh Enid Blyton, saya memperoleh pengetahuan mengenai budaya masyarakat Inggris untuk minum teh sekaligus makan kue kecil. Lima sekawan juga sangat menyukai bersepeda dan berpiknik. Melalui film, saya dapat mengetahui bahwa ada rasa segan bagi para pemuda Amerika untuk tinggal di rumah orang tuanya. Mereka ingin hidup mandiri.

Dengan toleransi, perbedaan apapun yang kita hadapi dapat kita terima dengan baik. Kita dapat menerima pandangan dan nilai-nilai orang lain sepanjang ia tidak memaksakan pandangan dan nilai-nilainya kepada kita. Maksud saya dengan kata "memaksakan" adalah, memaksa kita untuk memiliki pandangan dan nilai tersebut. Setiap orang memiliki hak asasi dan batasan dari hak asasi seseorang adalah hak asasi orang lain.

Melalui dialog, kita dapat juga langsung menanyakan kepada orang dengan pandangan dan nilai-nilai berbeda tersebut. Tentu sumber informasi primer ini terasa lebih mantap. Di mana setiap pertanyaan kita dan rasa ingin tahu kita dapat terpenuhi. Tentu diperlukan juga komunikasi yang baik.

Setelah melalui pengetahuan, toleransi, dan dialog ini, tentu akan tercipta suatu intercultural dialog yang baik, damai, dan jauh dari rasa curiga. Proses ini perlu dilakukan terus-menerus seperti juga hidup kita yang terus berjalan...

Blog EntryIntercultural Dialogue di IndonesiaMay 6, '08 2:10 AM
for everyone
Mengapa saya katakan bahwa Intercultural Dialogue merupakan topik yang menarik? Karena topik ini sangat erat terkait dengan kehidupan kita, sebagai manusia yang tidak dapat hidup sendiri, dan tentu harus berhubungan dengan orang lain. Begitu pula dengan intercultural dialogue di Indonesia.

Indonesia merupakan negara kepulauan dimana setiap pulaunya terpisahkan oleh laut atau pun selat. Pada awalnya, perbedaan tempat tinggal secara geografis telah membentuk karakter suku-suku di Indonesia menjadi suatu karakter yang khas. Salah satu contohnya, watak masyarakat suku Batak yang keras dan bersuara lantang karena tinggal di gunung atau pun selera makan masyarakat suku Sunda yang suka memakan lalapan dan kurang menyukai makanan yang pedas. Berbagai perbedaan yang demikian terus dikenali hingga masa saat ini dan menjadi suatu stereotipe. Namun apakah stereotipe tersebut masih relevan?

Di sinilah intercultural dialogue berperan.

Stereotipe yang ada pada suku-suku di Indonesia mungkin terdapat yang baik maupun yang kurang baik. Menurut saya adalah kewajiban setiap orang untuk mencoba menghilangkan streotipe itu. Karena setiap orang adalah unik, dengan berbagai perbedaan dan keserbaragaman pendapat, sudut pandang, dan nilai-nilai yang dimilikinya.

Melalui intercultural dialogue, dapat mengembangkan pemahaman yang lebih dalam mengenai perbedaan sudut pandang, untuk menyadari bahwa setiap orang itu sama. Seperti kata dosen saya, Ibu Embun Kenyowati, bahwa manusia ingin dianggap unik sekaligus sama. Maksudnya yaitu, manusia merupaka mahluk yang unik, berbeda satu dengan yang lainnya; sekaligus ia ingin dianggap memiliki kesamaan hak.

Tapi bagaimana caranya? Bagaimana cara kita melakukan Intercultural Dialogue?

Bersambung ke post berikutnya...

Blog EntryIntercultural Dialogue (Definisi)May 6, '08 1:28 AM
for everyone
Apa sih yang dimaksud dengan Intercultural Dialogue? Secara harafiah, intercultural berarti antar kebudayaan, dan dialogue adalah percakapan/dialog. Secara sederhana, intercultural dialogue dapat diartikan sebagai percakapan/diaog antar kebudayaan.

Menurut IAU (International Association of Universities), International Dialoguge merupakan "recognition of difference and multiplicity of the world in which we live. These differences of opinion, viewpoint, and values exist not only within each individual culture but also between cultures". Ya, perbedaan dan keserbaragaman dunia dimana kita tinggal. Seperti perbedaan dan keserbaragaman pendapat, sudut pandang, dan nilai-nilai yang ada.

International Dialogue (baik antar suku yang dimiliki oleh negara kita (Indonesia) maupun dengan negara lain) telah lama menjadi isue yang cukup hangat untuk diperbincangkan. Intercultural dialogue telah menjadi topik yang menarik sejak kita mengeyam pendidikan dasar di bangku sekolah, bahkan hingga di tingkat universitas.

Intercultural dialogue juga merupakan suatu program yang dipromosikan oleh The European Union, dan tahun 2008 ini merupakan European Year of Intercultural Dialogue, serta merupakan tema pertama perlombaan blogging yang diselenggarakan oleh British Council.

Blog EntryLogo BloggingMay 6, '08 1:21 AM
for everyone

© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help